Statistik yang dirilis Sophos menunjukkan, sekitar satu dari 91 pesan email mengandung sebuah virus atau tipe software jahat lainnya, lebih kecil dari pada 1 banding 35 figur yang terjadi tahun lalu, kata Graham Cluley, seorang senior technology consultant.
Sophos memang telah menggulirkan produk perlindungan antivirus, spam, adware dan malware untuk kalangan perusahaan.
"Email, selama terkait virus, saat ini masih tetap lebih aman dari pada yang terjadi tahun lalu," kata Cluley.
Penulis malware dewasa ini meningkatkan fokusnya pada program Trojan horse, kelas software jahat yang bisa saja mengandung program yang bernama keylogger.
Keylogger mengirim user login dan password ke server yang dikendalikan oleh hacker.
Program tersebut dapat juga menuai nomor kartu kredit dan data pribadi lainnya yang kemungkinan digunakan untuk semacam pencurian data.
Program Trojan horse, tidak seperti virus, karena tidak mereplikasikan diri mereka. Sekitar 81% software nakal terbaru yang berhasil dipantau Sophos tengah berkeliaran di Internet saat ini merupakan jenis program tersebut.





