• Minggu, 14 Maret 2010, 15:37
Newsletter


SDA Asia Magazine Digital
      

Write for Us!

News
Pembayaran Mikro, Bayaran Untuk Akses Situs Sosial

Layanan yang memanfaatkan pembayaran mikro (micropayment) yang tengah digadang-gadang oleh sejumlah situs jejaring sosial dan aliansinya, seperti yang terjadi pada Facebook dan Google, merupakan salah satu usaha perusahaan jejaring sosial itu mengubah haluan pendapatan mereka dari iklan ke penerimaan yang lebih nyata dari penggunanya, dengan menerapkan pembayaran ketika pengguna mengakses situs tersebut seperti dijelaskan worlwideword.com.

Biaya yang dikenakan pada tiap halaman atau berita akan sangat kecil, mungkin hanya beberapa sen. Namun biaya pemrosesan dari sejumlah kecil biaya yang disebut sebagai transaksi mikrio atau pembayaran mikro ini menjadikan sistem in sulit diapliaksikan. Sejumlah perusahaan tengah meneliti sistem ini, baik mengenai sistem pembayaran ashinga menguangi jumlah transaksi, atau memberlakukan pembayaran dari pengguna melalui tagihan telepon, bahkan hingga isu mengunakan token.

Penyedia layanan pembayaran pihak ketiga, PayPal, mendefinisikan pembayaran mikro ini sebagai transaksi yang kurang dari US serta menawarkan pengurangan biaya bagi transaksi pembelian mikro. Hal senada tertera pada halaman Wikipedia yang menyatakan bahwa pembayaran mikro merupakan transaksi finansial yang melibatkan sejumlah kecil uang.

Sementara penyedia layanan yang sinis menyatakan bahwa arti sebenarnya dari pembayaran mikro ini adalah "tiap transaksi yang saat ini bernilai terlalu kecil untuk dipermasalahkan", senilai satu dollar AS saat ini, seperti dikutip dari worlwideword.com.


Eka Santhika

 
Other News
 
 
Article
 
Feature