• Selasa, 09 Februari 2010, 18:28
Newsletter


SDA Asia Magazine Digital
      

Write for Us!

News
Unified Communication Kian Dekati Awan

Unified communications (UC) kini beralih ke komputasi awan. Hal ini diindikasikan dari indikasi vendor yang mulai menawarkan UC sebagai layanan ketimbang produk, seperti dijelaskan In-Stat, sebuah lembaga analis.

In-Stat menekankan bahwa infrastuktur penyedia UC, seperti Cisco, Broadsoft, dan Microsoft saat ini bekerja sama dengan penyedia layanan host VoIP.

"Beberapa ciri dari unified communications muncul dari 'awan'," ujar Dave Lemelin, amalis In-Stat.

"Terdapat banyak versi yang dioperasikan sebagai campuran hibrida dari perangkat yang dimiliki pelanggan dengan layanan hosting yang menyasar bisnis kelas menengah, mereka adalah yang bertindak lewat penawaran dengan kepemilikan penuh, menyasar bisnis menengah, dan mereka yang mengubah layanan teleponi pita lebar dengan target pengguna usaha kecil," tambahnya.

In-Stat juga mengidentifikasikan dua tren yang menyeimbangkan peningkatan kekayaan dari unified communications. Lembaga itu percaya bahwa SIP Trunking, kini dihebohkan sebagai mekanisme hemat biaya, yang akhirnya akan memungkinkan interkoneksi dari lingkungan unified communications.

Masih menurut In-Stat, industri nirkabel juga terus maju ke kecepatan data yang lebih tinggi juga memperpanjang unified communications ponsel cerdas dengan berbagai perangkat nirkabellainnya.

Ketika ekonomi global memasuki masa pemulihan, In-Stat berharap unified communications dapat mencapai penerimaan sebesar .7 milyar pada 2013.

Sementara Avaya, Cisco, dan Nortel terus berkompetisi untuk mencapai posisi teratas, dalam pasar unified messaging, Avaya akan segera mencapai posisi puncak setelah menyelesaikan akuisisinya dengan Nortel, terang In-Stat.


Eka Santhika

 
Other News
 
 
Article
 
Feature