• Kamis, 18 Maret 2010, 12:54
Newsletter


SDA Asia Magazine Digital
      

Write for Us!

News
Salesforce Chatter, Solusi Kolaborasi Salesforce.com

Perusahaan komputasi awan enterprise, Salesforce.com, telah luncurkan Salesforce Chatter, yang merupakan aplikasi kolaborasi yang aman dan platform pengembangan sosial bagi pengguna enterprise.

Dibawah platform baru ini, konten, aplikasi, dan penguna kini dapat memiliki profil, feeds, dan grup untuk interkonektivitas yang lebih baik.

Profil dari salesforce chatter akan memasukkan detil seperti informasi kontak, keahlian, sejarah kerja, dan foto. Layanan ini dirancang untuk membantu pengguna mengidentifikasi dan terhubung cepat dengan kolega yang memiliki informasi dan keahlian tersebut.

Feed secara real-time juga akan mengalir secara relevan, seperti halnya pembaruan status real-time, konten, dan aplikasi. Pengguna akan diberi peringatan ketika konten baru atau pembaruan telah tersedia, Aplikasi dalam jejaring ini dapat mengeposkan perubahan status, misalnya mengenai penutupan kesempatan atau jika ada peningkatan kasus di Salesforce CRM.

Pengguna juga dapat membuat grup mereka sendiri menggunakan Salesforce Chatter dan berbagi konten untuk kolaborasi yang lebih baik.

Salesforce Chatter juga memungkinkan pengguna untuk menyaring feed dari Twitter yang paling relevan ke dalam aplikasi Chatter mereka. Misalnya, pengguna dapat membuat pencari Twitter bagi kompetitor dan secara otomatis mengalirkannya real-time ke dalam Chatter. Pegawai juga dapat mendorong informasi dari profil Facebook mereka untuk otomatis tampil di profil Salesforce Chatter.

Pengembang juga dapat menggunakan platform Salesforce Chatter ini untuk mengembangkan aplikasi sosial bagi enterprise. MIsalnya, mereka dapat menambahkan profil dan pembaruan status ke aplikasi manapun dari platform ini.

Seperangkat API baru memungkinkan pengembang untuk mendorong data dari aplikasi manapun ke dalam feed Chatter. Pengemang dapat pula membangun integrasi untuk mendorng data ke aplikasi manapun dengan mudah, termasuk aplikasi perangkat lunak on-premise, sehingga aplikasi enterprise manapun dapat turut serta dalam percakapan.

 
Other News
 
 
Article
 
Feature