Pengguna SAP telah mulai mengukur tampilan dari aspek kunci dari sistem ERP (enterprise resource planning) mereka sebagai bagian dari proses standar pengukuran yang disetujui oleh kelompok pengguna, seperti ditulis IDG NewsService. Pada April, SAP setuju untuk menunda kenaikan biaya layanan dukungan perusahaan miliknya.
Selain itu SAP juga setuju untuk membuat peningkatan kondisional berupa kebutuhan performa dan kepuasan pelanggan. Peningkatan ini, pertama dilihat dari key performance indicators (KPIs) yang dilacak akan memanfaatkan CPU dan performa storage, menurut klub pengguna SAP Francophone.
Kemudian, 43 perusahaan Eropa yang berpartisipasi dalam program ini akan melacak indikator milik orang lain,termasuk ketersediaan aplikasi dan waktu respon. SAP dan kelompok pengguna telah mendefinisikan 11 KPI,yang akan dilacak oleh SAP menggunakan perangkat Solution Manager supervision, jelas USF.
KPI didefinisikan oleh SAP dan SAP Group Executive Network (SUGEN), merupakan toko bicara berjalan bagi isi kepala sebagian besar kelompok nasional terbesar di dunia. SUGEN telah berhasil menekan SAP untuk membuat kelonggaran harga dari program Enterprise Support yang sepertiga lebih mahal dari program yang digantikannya.
Staf SAP telah mengunjungi para pebisnis yang turut andil dalam program standar pengukuran untuk membangun perangkat pengawasan, keluaran yang akan digunakan SAP untuk meningkatkan dan mengimprovisasikan performa sistem.
Hasil dari proses standarisasi pengukuran ini akan berguna, seperti apapun bentuknya, dan usaha SAP telah meletakkan ke dalam pertunjukan program yang benar-benar memerhatikan harapan pengguna, ujar Jean Leroux, president of USF dan juga CIO of Aelia, yang mengoperasikan rantai toko duty-free di berbagai bandar udara.
Eka Santhika





