• Kamis, 18 Maret 2010, 21:05
Newsletter


SDA Asia Magazine Digital
      

Write for Us!

News
GraphOn Tawarkan Alternatif Sentralisasi Aplikasi Virtual

GraphOn menawarkan alternatif solusi sentralisasi aplikasi secara virtual untuk memudahkan akses aplikasi perusahaan dengan lokasi berjauhan ataupun terpencil secara online. Perusahaan yang masuk pasar Indonesia sejak Agustus 2008 ini, menawarkan harga yang sangat kompetitif, setengah dari yang ditawarkan kompetitor besarnya di Indonesia.

Salah satu hal yang membuat GraphOn dapat menawarkan harga yang kompetitif ini, menurut Eddy Fahriansyah, Product Manager, karena perangkat lunak ini tidak memerlukan komponen tambahan seperti produk-produk lainnya. GraphOn menggunakan sistem Unix untuk produknya yang diklaim memiliki kestabilan lebih baik. Hal ini pula yang menyebabkan perangkat lunak dari perusahaan yang berpusat di Amerika Serikat ini tidak memerlukan perangkat tambahan dalam pengaplikasiannya. Perangkat tambahan berupa terminal sever yang berlisensi ini, disebutkan Andi M. Noviardi, Bussiness Manager Tirtaraya Mediatama, mampu menyedot biaya yang tidak sedikit.

Selain itu, fitur-fitur yang ditawarkan pun dibuat seefektif mungkin. "Kami hanya memberikan program-program yang utama dibutuhkan perusahaan untuk membangun sebuah sentral aplikasi virtual," jelas Eddy.

Perangkat lunak yang disebut Eddy berperan sebagai kurir aplikasi yang bekerja melalu ijaringan internet ini disebutkan hanya memerlukan 16 kbps untuk mengakses aplikasi. Hal ini terjadi karena GraphOn tidak melakukan trafik data melalui penghubungnya. Aplikasi yang digunakan klien, didorong dengan memerhatikan perubahan monitor. sehingga ketika tidak terdeteksi adanya kegiatan di monitor maka akses aplikasi tersebut tidak menyedot bandwidth sama sekali, jelas Andi.

Penerapan aplikasi yang tersentral ini pun memberikan keuntungan keamanan karena pegamanan yang dilakukan bisa lebih terfokus hanya pada pusat data. Selain itu, data yang tampil pada aplikasi tidak dapat diduplikasi, melainkan hanya untuk memasukkan data dan mencetaknya.

Di Indonesia, PT Tirtaraya Mediatama Internet menjadi distributor eksklusif produk perangkat lunak GraphOn ini.


Eka Santhika

 
Other News
 
 
Article
 
Feature