Penelitian dari Storage Expo menemukan bahwa 62% dari perusahaan yang menggunakan De-duplikasi ternyata mengalami peningkatan efisiensi. Selain itu, de-duplikasi juga terbukti mengurangi kebutuhan storage dan biaya dengan perkiraan sekitar 27%.
"Data de-duplikasi merupakan metode yang relatif baru untuk mengurangi kebutuhan penyimpanan dan mendongkrak efisiensi dengan menghilangkan kelebihan data yang melekat dan berada di banyak aplikasi penyimpanan tradisional dan proses perlindungan data, seperti backup," ujar Natalie Booth, Event Manager untuk Storage Expo 2008.
Riset ini juga menekankan 4% pihak yang menyatakan tidak menerapkan teknologi de-duplikasi. Selain itu, sekitar 6% pihak menyatakan, de-duplikasi tidak memberikan hasil yang mereka harapkan.
"Data De-duplication telah muncul sebagai teknologi penyimpanan yang paling banyak dibicarakan dan departemen TI menerimanya," ujar Simon Robinson, Research Director, The 451Group. Ia menyarankan de-duplikasi untuk bisa menyediakan nilai nyata dan beralih untuk menginvestasikan bisnis yang men-deploy-nya.
Hertiana





