Lembaga riset terkemuka di bidang IT, beberapa waktu lalu menjelaskan pandangannya mengenai peluang pasar di ASEAN, khususnya untuk sektor ICT. Dengan memfokuskan risetnya di Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand, dan Vietnam, IDC mencoba memprediksi peluang pasar yang ada.
Menurut Managing Director IDC, Selinna Chin, hal-hal yang belum pernah terjadi dalam industri TI mendorong inovasi. Menurut Chin, hal ini akan memberikan evolusi yang berimplikasi pada pemain industri di wilayah ASEAN sekaligus menciptakan peluang pasar dan pertumbuhan pesat.
Hingga saat ini, terdapat beberapa catatan IDC mengenai industri ICT di beberapa wilayah di ASEAN.
Untuk Indonesia:
Inflasi di Indonesia saat ini masih akan berlanjut dan mengarah pada penyusutan di level pendapatan. Hal ini akan menyebabkan turunnya biaya yang disiapkan untuk TI di kalangan konsumen.
Selain itu, optimalisasi keseimbangan antara subsidi pemerintah berkaitan dengan kebijakan bahan bakan bakar akan menyebabkan implikasi yang kuat terhadap ketersediaan dana untuk membiayai infrastruktur TI.
Untuk Malaysia:
Pemerintah di Malaysia berharap untuk melindungi diri dari berbagai implikasi negatif dengan inisiatif ICT yang berbeda-beda. Selain itu, promosi Malaysia sebagai hub shared services potensial akan membantu untuk menumbuhkan iklim investasi dan bisnis di negeri jiran ini.
Untuk Filipina:
Amerika Serikat masih tetap menjadi pasar ekspor terbesar Filipina. Dengan demikian, penurunan nilai mata uang Amerika Serikat akan berdampak pada ekspor bisnis dan manufaktur di negeri ini, termasuk investasi TI. Di samping itu, level pembayaran yang kuat akan berlanjut untuk mendukung permintaan TI domestik.
Untuk Thailand:
Seperti Filipina, Amerika Serikat masih menjadi pasar ekspor terbesar negeri ini. Melemahnya permintaan akan berimplikasi pada sektor yang diekspor. Sementara itu, pemerintahan yang akan datang sepertinya akan mendorong kebijakan fiskal untuk mendorong pembangunan infrastruktur TI. Hal lainnya yang terjadi di Thailand adalah investasi bisnis diproyeksikan akan kembali menguat seiring pertumbuhan ekonomi di Thailand sebagai hasil dari pengembalian investasi yang ditanamkan selama 15 bulan lalu.
Untuk Vietnam:
Di negeri ini akan terjadi peningkatan adopsi software open source dan hardware yang akan diikuti oleh meningkatnya pertumbuhan yang signifikan, terutama di area data storage. Dengan demikian, ke depannya, di Vietnam akan terjadi peningkatan permintaan akan software yang berkaitan dengan keamanan dan storage, termasuk standarisasi proses bisnis.
Widia Yurnalis






