SingaporeSDA AsiaIndiaSDA India

  • Senin, 06 Juli 2009, 02:39
Newsletter


SDA Asia Magazine Digital
          Vol.24/25
      

Write for Us!

Interview
MVP Tidak Boleh Hanya Sekedar "Handal", Tapi Harus Aktif di Komunitas

SDA: Selamat atas terpilihnya Anda sebagai Microsoft MVP (Most Valuable Professional). Bisakah Anda menceritakan mengenai apa itu penghargaan Microsoft Most Valuable Professional (MVP)?

 

Dondy: Terima Kasih. Secara singkat, penghargaan MVP diberikan oleh Microsoft kepada individu yang tidak hanya kompeten secara skill pada satu atau beberapa produk Microsoft, tetapi juga mempunyai kontribusi yang signifikan serta aktif dalam komunitas.

 

SDA: Bagaimana proses hingga seseorang bisa mendapatkan penghargaan MVP ?

 

Dondy: Pertama, kita harus dinominasikan terlebih dahulu untuk menjadi calon penerima penghargaan. Yang berhak untuk menominasikan adalah pihak Microsoft, dalam hal ini adalah Microsoft Indonesia, atau para MVP yang sudah terpilih sebelumnya. Kemudian, kita akan diberikan formulir untuk diisi mengenai apa-apa saja yang telah kita lakukan, seperti artikel-artikel yang sudah ditulis atau kegiatan di komunitas, baik offline maupun online. Setelah itu, formulir tersebut akan dikirim ke Microsoft Corporation di Redmond untuk dicek kebenarannya. Apabila menurut Microsoft Corporation individu tersebut layak, maka dia akan diberikan penghargaan MVP.

 

SDA: Manfaat apa saja yang Anda dapatkan sebagai MVP?

 

Dondy: Karena MVP dianggap sebagai partner oleh Microsoft, ada beberapa hal seperti informasi atau produk yang kita dapatkan lebih dahulu dibandingan dengan user biasa. Selain itu, para MVP juga sering diajak berdiskusi dengan product group di Microsoft, berkaitan dengan pembahasan mengenai produk yang akan dirilis di masa yang akan datang. Dalam hal ini, karena saya mendapatkan MVP untuk Visual Basic .NET, maka saya berkesempatan untuk bergabung dalam VB Insider List, dimana di sana turut bergabung sejumlah tokoh-tokoh VB yang bukan dari kalangan internal Microsoft saja, tapi juga ada beberapa nama besar lainnya seperti Rockford Lhotka dan Deborah Kurata.

 

SDA: Selain menerima berbagai macam hal dari Microsoft, tentunya ada semacam take and give antara Anda dan Microsoft. Apa saja yang menjadi kewajiban setiap penyandang gelar MVP?

 

Dondy: Sebenarnya, tidak ada kewajiban yang disyaratkan oleh Microsoft setelah kita mendapatkan gelar MVP. Penghargaan MVP diberikan oleh Microsoft atas skill dan kontribusi yang telah dilakukan oleh satu individu, tetapi penghargaan MVP ini hanya berlaku satu tahun dan diperbaharui apabila individu tersebut tetap aktif berkontribusi pada komunitas dan tetap kompeten pada bidangnya.

 

SDA: Melihat kontribusi yang melatarbelakangi terpilihnya Anda sebagai MVP, bisakah diceritakan sepak terjang Anda di komunitas .NET Indonesia selama ini?

 

Dondy:  Saya sendiri aktif di beberapa mailing list dan newsgroup yang berkaitan dengan .NET. Di Indonesia .NET Developer Community (INDC) saya menjabat sebagai Koordinator Group Leader untuk Visual Basic .NET. Saat ini saya juga sedang merintis berdirinya IASA (International Association of Software Architect) Chapter Indonesia, sebagai forum bagi para software architect di Indonesia yang tidak hanya terbuka bagi software architect yang berkecimpung di dunia .NET, tetapi juga untuk para software architect yang berkecimpung di platform lainnya. Saya juga sering diundang untuk menjadi pembicara di seminar-seminar dan workshop-workshop .NET yang diselenggarakan di Indonesia. Selain itu, beberapa kali saya menjadi trainer pada pelatihan-pelatihan .NET yang diadakan baik itu oleh Microsoft Indonesia, maupun training center yang ada di Jakarta.

 

SDA: Sebagai penutup, apakah pesan yang ingin Anda sampaikan kepada siapa saja yang berminat untuk menjadi MVP?

Dondy: Selain harus "handal" pada satu produk Microsoft, yang berminat juga harus aktif dalam komunitas. Karena dengan aktif di komunitas, maka tidak hanya Anda dan lingkungan Anda sendiri yang tahu bahwa Anda kompeten. Berbagi pengetahuan kepada komunitas dan orang lain melalui tulisan di media massa, blog ataupun mailing list dan newsgroup merupakan hal yang penting yang harus dilakukan oleh seseorang yang berminat menjadi MVP.

 
Other Article
 
 
News
 
Feature