SingaporeSDA AsiaIndiaSDA India

  • Jum\'at, 08 Agustus 2008, 01:22
Newsletter


SDA Asia Magazine Digital
          Vol.24/2008
      

Write for Us!

Interview
Yahoo! Incar Kerja Sama dengan Pemain Lokal

Indonesia adalah pasar potensial. Tak terkecuali bagi Yahoo!. Dengan melakukan kemitraan bersama empat operator di Indonesia, mereka berusaha mencari jalan lain untuk merebut pasar di Indonesia. Simak wawancara SDA Asia Magazine dengan Turochas "T" Fuad, Director of Business Development Connected Life Asia-Mobile, Yahoo! Southeast Asia.

SDA Asia: Apa yang telah dilakukan Yahoo! di Indonesia?
Turochas Fuad (TF): Jika dilihat dari statistik, posisi Indonesia sangat penting di Asia Tenggara. Indonesia merupakan negara dengan mobile subscriber yang besar saat ini, yaitu sekitar 80 juta mobile subscriber. Bila melihat ke belakang, 6 bulan lalu, kita mengumumkan 6 partnership di Asia. Hal ini membuat solusi one search menjadi search engine. Salah satu partner adalah Telkomsel. Selain itu, kami juga mengumumkan 10 partnership lainnya yang membuat Yahoo! menjadi gateway Internet. Di Indonesia, Yahoo! bekerja sama dengan Telkomsel, Indosat, Exelcomindo Pratama, dan 3. Dengan mengatur mobile subscriber bersama di Asia sekarang, Yahoo! menyediakan layanan hingga 40% dari total populasi mobile di Asia. Di Indonesia, Yahoo! menyediakan layanan 85% dari total mobile populasi di Indonesia.

SDA Asia: Apa yang diharapkan di 2008 dengan kerja sama ini?
TF: Dengan kerja sama dengan OEM, vendor, dan manufaktur, kami ingin berbuat lebih. Sekarang ini terdapat 8 carrier di Indonesia dan kami ingin fokus pada mereka semua. Fokus kami tahun depan adalah modernisasi dan berbisnis iklan. Saya pikir Yahoo!, Google merupakan pemain dalam jaringan mobile. Dengan semua partnership, dengan 16 carriers di Asia, kami memajukan periklanan.

SDA Asia: Bagaimana Anda menanggapi persaingan dengan Google dalam dunia mobile?
TF:
Saya rasa persaingan ini wajar. Fokus kami adalah membangun partnership. Google berusaha dengan pendekatan lain. Mereka membeli spektrum dari Amerika Serikat dan menjadi carrier potensial. Yahoo! melakukan usaha berbeda. Yahoo! akan bekerja dengan menjadi bagian dari sistem yang ada dan memberi nilai tambah. Dengan demikian, kami tidak berada dalam proses bersaing dengan carrier. Kami justru ingin bekerja dengan mereka.

SDA Asia: Apa dampak dengan tidak bersaing bersama dengan carrier?
TF:
Kami percaya ini bisa memberi nilai tambah yang lebih baik. Di Indonesia, hal ini lebih mengarah pada partnership. Sementara itu, apa yang Google lakukan di Indonesia, saya tidak tahu. Tapi kita tidak melihat banyak maintanance dari mereka di Asia saat ini. Tapi kami melakukan rencana dengan baik. Kami melakukan 16 partnership di Asia.

SDA Asia: Dalam pasar search engine, Yahoo! kalah dari Google. Bagaimana pendapat Anda?
TF:
Saya rasa ini hanya masalah persepsi. Google dan Yahoo! memiliki frame. Karena itu, jika melihat di dunia mobile, di Asia, mobile merupakan perangkat yang sangat penting. Bahkan jumlah perangkat mobile saat ini lebih banyak daripada jumlah PC. Jika melihat pada angka saat ini, semua mobile carrier di Asia telah melakukan kerja sama dengan Yahoo!. Mereka membuat Yahoo! one search sebagai default engine di mobile mereka. Jadi, hasilnya berbeda. Dari perspektif mobile, Yahoo! lebih baik.


 

 

 

 

 

 

 

 



Keterangan gambar: Solusi One Search dari Yahoo!




Widia Yurnalis

 
Other Article
 
Advertisement Space
 
News
 
Feature