• Jum\'at, 12 Maret 2010, 09:35
Newsletter


SDA Asia Magazine Digital
      

Write for Us!

Feature
Cina Pimpin Pasar Aplikasi Akunting Finansial Asia Pasifik

IDC merilis hasil dari 'Asia/Pacific Semi annual Enterprise Application Tracker'. Laporan ini menemukan bahwa pasar aplikasi akunting finansial di Asia/Pasifik kecuali Jepang diperkirakan akan tumbuh dengan compound annual growth rate lima tahunan (CAGR) sebesar 10,6%. Diramalkan pasar di wilayah ini akan tumbuh pesat dari USD 979,9 juta ke angka USD 1,46 miliar pada 2014.

"Aplikasi akunting finansial terus mendominasi pasar 'Enterprise Resource Management' (ERM) dan menyumbang 40% dari total pangsa pasar ERM fungsional di APEJ (Asia/Pasifik dan Jepang). Pertumbuhan ini didorong oleh permintaan dari perusahaan kelas UKM untuk mengotomasikan proses akutansi mereka. Sementara, dari sisi perusahaan besar, mereka terdesak oleh kebutuhan peningkatan dari sistem akutansi mereka agar sesuai dengan pertumbuhan bisnis mereka. Lebih jauh, meningkatnya kesadaran akan pengelolaan, resiko dan kepatuhan, membuat lebih banyak perusahaan akan mengadopsi langkah-langkah ini untuk mengurangi terpaan resiko yang mereka alami, serta meningkatkan transparasi mereka." ujar Alan Tong, Senior Research Manager dari IDC Asia/Pacific Applications and Services Practice Group.

Cina, akan memimpin wilayah APEJ dengan perolehan pangsa pasar sebesar 42% di pasar akunting finansial pada 2010. Pangsa pasar Cina pada 2014 diramalkan akan tumbuh 9.5%. Permintaan terbesar diarapkan datang dari UKM dimana mereka mulai melakukan otomasi proses akunting manual mereka seperti akun terbayar, pembukuan keuangan, akunting aset tetap, dan laporan finansial untuk meningkatkan efisiensi bisnis mereka dalam organisasi.

Australia dan India menjadi pemegang pasar selanjutnya setelah Cina dengan pangsa pasar masing-masing sebesar 20% dan 10%. Pangsa pasar gabungan ketiga negara ini mencapai 72%.


Eka Santhika

 
Other Feature
 
 
News
 
Article