Belum lagi WiMAX 802.11e mampir ke Indonesia, kabarnya WiMAX 802.16m atau dikenal pula dengan sebutan WiMAX 2, akan dirilis tahun depan di Amerika Serikat. Inisiatif ini diajukan oleh 'The Institute of Electrical and Electronics Engineers' (IEEE), sebuah organisasi profesional non-profit internasional, yang bergerak dalam peningkatan teknologi yang berkaitan dengan elektronik. IEEE berharap musim panas tahun ini dapat menyelesaikan persetujuan akhir untuk standarisasi 802.16m.
Salah satu penyelenggara WiMAX terbesar di Amerika Serikat, Clearwire, bahkan telah menyatakan rencananya untuk melakukan pengetesan 802.16m tahun depan, dan berharap dapat mengimplementasikannya pada 2012. WiMAX generasi selanjutnya ini menawarkan kompatibilitas dengan 802.16e, sehingga operator dapat berpindah ke layanan 802.16m dengan biaya relatif rendah dengan gangguan minimal.
Kelebihan 802.16m tentu terletak pada kecepatan, dengan kemampuan downlink rata-rata lebih dari 100Mbps, jelas Mohammad Shakouri, WiMAX forum vice president, seperti dikutip dari networkworld.com. Kecepatan ini menurut Shakouri dapat dicapai berkat teknologi smart antenna yang dikombinasikan dengan pendekatan multi-channel.
"Pikirkan anda tengah membangun 20 jalur tol," terang Shakouri ketika menjelaskan mengenai penggunaan multi-channel pada 802.16m dalam mengirimkan data. "Jika (anda) membangun 20 jalur pada satu jalan tol terasa rumit, anda bisa membangun dua jalan tol dengan 10 jalur, atau empat jalan tol dengan 5 jalur. Dengan demikian, anda memperoleh kecepatan data yang lebih tinggi menggunakan kombinasi multi channel."
Sayangnya, bertambahnya kecepatan ini tidak dibarengi dengan pertambahan luas cakupan layanan. WiMAX 802.16m ini kabarnya sama seperti pendahulunya yang hanya menjangkau sekitar 80 km persegi pada tiap titik aksesnya.
Saat ini WiMAX Forum tengah mengerjakan sertifikasi profil 802.16m bagi pengembang yang berharap dapat segera menjalankan teknologi ini begitu IEEE menyelesaikan standarisasinya September depan. Jika semua sesuai rencana, menurut Shakouri perangkat WiMAX 2 akan segera tersedia di pasar setahun kemudian, atau sekitar paruh kedua 2011.
Lalu bagaimana dengan Indonesia? Bagi kalangan industri, kedatangan WiMAX 802.16m disambut dengan tangan terbuka. "Manufaktur selalu siap mengikuti perkembangan teknologi," jelas Sylvia W. Sumarlin, Chairlady WiMAX Forum Indonesia, ketika ditanya mengenai kesiapan kalangan industri menghadapi WiMAX 802.16m ini. Sylvia menyayangkan kesiapan pihak manufaktur ini terbentur oleh regulasi dan kesiapan infrastruktur dari pemerintah. "Kami tinggal menunggu regulasi pemerintah saja," terangnya. Sementara dari pihak pemerintah, masih terus menghimbau kalangan manufaktur untuk terus berkomitmen menggelar WiMAX 802.16d ini, tambahnya.
Eka Santhika





