• Rabu, 17 Maret 2010, 08:59
Newsletter


SDA Asia Magazine Digital
      

Write for Us!

Feature
IBM GTS, Sediakan Layanan TI

IBM Global Technology Services (GTS) yang merupakan bagian dari divisi layanan dari IBM, hari ini mengumumkan sejumlah solusi layanan yang diberikan IBM bagi pelanggannya. Divisi yang mengkhususkan diri dalam hal pemberian bantuan konsultasi dan solusi teknologi informasi ini digadang-gadang akan membantu pimpinan teknologi informasi dalam hal pengurangan biaya, meningkatkan infrastruktur yang telah tersedia saat ini, meningkatkan produktifitas dari lingkungan TI.

Tiga Solusi

Ketiga solusi ini dijelaskan Kiki Randall, Country Manager, Global Technology Services, IBM Indonesia, sebagai pendekatan money saving solution.

Strategi yang ditawarkan oleh IBM GTS melalui money saving solution dalam hal pengurangan biaya dilakukan dalam tiga langkah, penilaian, penyederhanaan dan konsolidasi, serta virtualisasi. Penilaian yang dimaksud dalam solusi ini adalah menilai keseluruhan data center apakah ada bagian-bagian yang dapat diefektifkan penggunaannya sehingga mengurangi konsumsi listrik dan berujung pada penghematan biaya.

Sementara untuk penyederhanaan dan konsolidasi dilakukan pada jaringan dan komputasi. Sebagai contoh adalah dengan melakukan konsolidasi server juga mengkonvergensikan layanan komputasi melalui IP telephony misalnya, yang disebut Randall dapat menghemat biaya telepon 15-20%. Sementara virtualisasi, direkomendasikan untuk mengurangi biaya serta meningkatkan performa yang dilakukan dengan membangun infrastruktur akses poin virtual.

Layanan ini juga menawarkan strategi untuk mengoptimalkan infrastruktur. Hal ini dilakukan lewat peningkatan kegunaan infrastruktur dan pemanfaatan teknologi grid, lainnya adalah melalui mengurangi pemngeluaran yang berhubungan dengan downtime dan penerobosan (breaches).

Untuk peningkatan produktivitas, IBM GTS menawarkan peningkatan kemampuan staff departemen TI serta penggunaan layanan pihak ketiga untuk mengurusi sistem mereka sehingga para pekerja TI memiliki waktu lebih banyak untuk mengelola TI demi kemajuan bisnis perusahaan. Bukannya dipusingkan oleh urusan TI sehari-hari.

IBM, Perusahaan Penyedia Layanan

IBM GTS ini merupakan divisi yang baru saja dibentuk pada akhir 2008, serta hadir di Indonesia di awal 2009. Dibentuknya IBM GTS ini selain sebagai peningkatan layanan terhadap pelanggan, juga merupakan salah satu strategi IBM untuk bertahan di tengah krisis global yang sedang parah-parahnya di tahun 2008 seperti dijelaskan Kiki. Pembentukan divisi ini sekaligus mengubah pandangan khalayak mengenai IBM yang selama ini dikenal sebagai perusahaan perangkat keras. Kiki menyatakan keinginan IBM yang kini tak ingin hanya dikenal sebagai perusahaan perangkat keras, tetapi juga perusahaan layanan. Menghadapi para pesaing, Kiki yakin bahwa solusi hulu-hilir yang dimiliki IBM dapat menjadi faktor penentu keberhasilan IBM GTS ini di pasar.

Fleksibilitas yang ditawarkan IBM GTS merupakan salah satu yang disukai pelanggan, terang Kiki. "GTS diperbolehkan melakukan kerjasama dengan partner non-IBM, lewat bundled package."

Sehingga IBM dapat memberikan solusi, konsultasi, bagi pelanggan mengenai jalan terbaik untuk melakukan efisiensi atas sumber daya yang telah dimiliki pelanggan. Pelanggan pun tak mesti menggunakan seluruh solusi yang disediakan IBM. IBM membuka diri untuk bergandengan dengan vendor lain jika pelanggan menginginkannya. "Yang kami lakukan adalah mendengarkan pelanggan," jelas Kiki. Meski demikian, mitra yang akan digandeng oleh IBM pun tetap melalui proses kontrol kualitas. Bahkan dalam urusan pembayaran pun IBM GTS memberikan keleluasaan dalam bentuk dan besaran pembayaran.


Eka Santhika

 
Other Feature
 
 
News
 
Article