Prosesor Intel tercatat sebagai yang terbanyak digunakan pada superkomputer. Hal ini dikemukakan Intel dalam rilisnya berkenaan dengan pengumuman daftar teratas superkomputer teratas dunia, TOP500, yang digelar oleh komunitas high performance computing di Hamburg, Jerman.
Dari pengumuman TOP500 ini, diketahui bahwa 399 dari 500 sistem teratas dunia, termasuk dua yang masuk sepuluh besar, menggunakan prosesor Intel didalamnya. Sementara 340 diantaranya, telah menggunakan prosesor seri Intel® Xeon® 5500 yang baru diluncurkan tiga bulan lalu. sejumlah 33 sistem menggunakan prosesor ini untuk riset dan analisis yang dikenal membutuhkan kemampuan komputasi yang tinggi. Riset seperti peningkatan keamanan untuk eksplorasi angkasa luar hingga meramalkan perubahan kondisi akibat pemanasan global menjadi lahan yang digarap menggunakan prosesor ini.
Beberapa industri lain, seperti layanan finansial, kesehatan, juga menggunakan sistem berbasis Intel untuk mendapatkan hasil yang lebih cepat dan lebih tepat untuk mempercepat inovasi dan meningkatkan manfaat dalam berkompetisi.
Lebih rinci, pengguna prosesor quadcore Intel ini, 263 sistem di antaranya menggunakan prosesor seri Intel® Xeon® 5400 generasi quad-core 45nm yang menggunakan transistor high-k metal gate
dengan teknologi yang lebih maju.
"High performance computing telah menjadi bidang dengan pertumbuhan tercepat pada bisnis server dari Intel. Intel berkomitmen untuk terus berusaha keras lebih dari sebelumnya untuk meningkatkan kinerja supercomputer," ujar Kirk Skaugen, vice president dan general manager Server Platforms Group Intel. "Prosesor seri Intel Xeon® 5500 menambah catatan kinerja terbaik dan efisiensi energi yang dibutuhkan pada supercomputer TOP500 dan kami gembira dapat melihat lagi bertambahnya supercomputer yang menggunakan prosesor Intel Xeon."
Eka Santhika





