SingaporeSDA AsiaIndiaSDA India

  • Selasa, 06 Januari 2009, 09:56
Newsletter


SDA Asia Magazine Digital
          Vol.24/25
      

Write for Us!

Feature
Storage Dorong Pendapatan Q2 Symantec

Pendapatan berdasarkan GAAP (Generally Accepted Accounting Principles) Symantec pada Q2 tahun fiskal 2009 mencapai USD1,518 miliar dan pendapatan non-GAAP mencapai USD1.523 miliar. Jumlah ini naik 6% dari periode yang sama tahun lalu.

Pergerakan nilai tukar mata uang asing memiliki dampak positif terhadap pendapatan non-GAAP sebesar 3,5 persen point dibanding kuartal yang sama tahun sebelumnya. Hal ini berdampak negatif sebesar 2 percentage point jika dibanding kuartal sebelumnya.

Sementara itu, marjin operasional GAAP Symantec pada kuartal ini mencapai 14,3%. Pendapatan bersih GAAP Symantec pada kuartal kedua tahun fiskal 2009 mencapai USD140 juta dibandingkan USD50 juta pada kuartal yang sama pada tahun lalu.

Di lain pihak, marjin operasional Non-GAAP Symantec pada kuartal ini mencapai 29,1% dan pendapatan bersih Non-GAAP Symantec pada Q2 2009 mencapai USD311 juta, naik 18% dibandingkan dengan kuartal yang sama tahun lalu.

Menanggapi hasil ini, John W.Thompson, chairman dan chief executive officer, Symantec menyatakan, di tengah lingkungan perekonomian yang melambat di seluruh dunia, Symantec terus mendorong pertumbuhan dalam bisnis inti dan di wilayah dengan pertumbuhan tinggi. "Saya puas dengan marjin operasional dan pertumbuhan penghasilan yang terus meningkat, sebagai hasil dari fokus kami dalam mengelola biaya dan pengeluaran," ujarnya.

Bila ditelusuri lebih lanjut, pada kuartal tersebut, segmen Storage and Server Management Symantec memberikan kontribusi 38% terhadap pendapatan total non-GAAP dan naik 12% dari kuartal yang sama tahun lalu. Di samping itu, bisnis consumer memberi kontribusi 29% terhadap pendapatan total non-GAAP dan naik 2% dibandingkan kuartal yang sama tahun lalu.

Segmen Security and Compliance juga memberi kontribusi 26% terhadap pendapatan total non-GAAP dan naik 1% dibandingkan kuartal yang sama tahun lalu. Sementara untuk services memberikan kontribusi 7% terhadap total pendapatan non-GAAP dan naik 16% dibandingkan kuartal yang sama tahun lalu.

Di lain pihak, pendapatan internasional memberikan kontribusi sekitar 50% terhadap pendapatan total non-GAAP pada Q2 tahun fiskal 2009 dan naik 5% dibandingkan kuartal yang sama tahun lalu.

Kawasan Eropa, Timur Tengah, dan Afrika memberi kontribusi 32% terhadap pendapatan total non-GAAP pada kuartal kedua dan naik 3% dibandingkan kuartal yang sama tahun lalu. Kawasan Asia Pasifik/Jepang memberi kontribusi 14% terhadap pendapatan total non-GAAP dan naik 11% dibandingkan kuartal yang sama tahun lalu. Kawasan Amerika yang meliputi Amerika Serikat, Amerika Latin, dan Kanada memberi kontribusi sebesar 54% terhadap total pendapatan total non-GAAP dan naik 6% dibandingkan kuartal yang sama tahun lalu.

Widia Yurnalis

 
Other Feature
 
 
News
 
Article