SingaporeSDA AsiaIndiaSDA India

  • Selasa, 06 Januari 2009, 18:12
Newsletter


SDA Asia Magazine Digital
          Vol.24/25
      

Write for Us!

Feature
Strategi "Hijau" Hemat Biaya TI

Aksi perusahaan untuk beroperasi secara lebih ramah lingkungan (go green) diyakini mampu menghemat berbagai biaya teknologi informasi (TI).

Hasil polling yang digelar penyedia teknologi storage Hitachi Data Systems menunjukkan, 83% responden menyatakan aksi go green bisa menghemat biaya. Sementara itu, sebanyak 17% di antaranya meyakini kriteria ramah lingkungan tersebut tidak harus berupa efisiensi biaya.

Bila dilihat lebih jauh, penerapan kriteria pengukuran yang ramah lingkungan dalam industri TI terus menjadi topik diskusi. Hu Yoshida, VP dan CTO, Hitachi Data Systems memperkirakan, peranti keras storage menyerap sekitar 25% dari total konsumsi daya pada data center. Hal ini menunjukkan dampak lingkungan dari beban pertumbuhan data dan pengelolaan sistem storage yang tidak efisien. Solusinya, memangkas konsumsi daya untuk storage bisa menurunkan tagihan listrik yang berujung pada penghematan biaya.

Berdasarkan keterangan Edwin Lim, Country Manager Hitachi Data Systems Indonesia, isu lingkungan kini semakin berpengaruh ketika membicarakan anggaran TI, desain data center, dan program corporate social responsibility (CSR). Praktis hubungan antara departemen TI dan bagian perencanaan harus lebih erat. Saat ini manajer TI secara tradisional hanya berfokus pada skalabilitas dan kinerja ketika memutuskan pembelian, sementara ruangan dan kebutuhan daya adalah masalah bagian perencanaan.

Kini, lanjut Edwin, organisasi harus mengambil pendekatan yang lebih menyeluruh dan dengan seksama memeriksa bagaimana setiap bagian data center bisa memperbaiki dampak lingkungan sekaligus menekan tingkat konsumsi daya.

Widia Yurnalis

 
Other Feature
 
 
News
 
Article