SingaporeSDA AsiaIndiaSDA India

  • Kamis, 21 Agustus 2008, 01:26
Newsletter


SDA Asia Magazine Digital
          Vol.24/2008
      

Write for Us!

Feature
Unified Communication Tarik Investor di Asia

Laporan terbaru IDC menyatakan, bisnis komunikasi di Asia Pasifik menjadi lebih menarik dengan kehadiran teknologi Unified Communication (UC). Teknologi ini dinyatakan lebih responsif dan dianggap dapat memenuhi kebutuhan bisnis yang kritis dari pelanggan dan pekerja.

Menurut studi yang dilakukan Avaya, 80% responden dalam survei ini setuju bahwa UC memberikan peningkatan produktivitas telecommuters. Selain itu, dari studi ini didapatkan hasil bahwa manajer bisnis di AP semakin mantap untuk mengimplementasikan UC dengan kemampuan mobilitas dan video conference.

Dari studi ini juga didapatkan hasil bahwa 81% responden setuju bahwa telecommuting meningkatkan produktivitas. Jumlah ini lebih tinggi bila dibandingkan dengan jumlah yang terjadi pada 2005. Peningkatan positif ini terasa sangat signifikan di Hong Kong, Australia, dan India.

Sementara itu, dalam kaitannya dengan penggunaan UC, Australia merupakan negara yang memimpin dalam implementasi aplikasi ini, di mana lebih dari 50% manajer di negara itu telah menggunakan aplikasi UC. Di Singapura, kemampuan melakukan conference secara spontan telah memberikan bukti besarnya implikasi UC.

Di lain pihak, manajer di Malaysia melihat komunikasi setelah jam kerja menjadi perubahan besar dalam mengimplementasikan UC sebagai cara bekerja baru. Selain itu, berdasar hasil studi ini, mayoritas manajer setuju bahwa UC akan memimpin peningkatan produktivitas dan kualitas kerja.

Selain itu, enterprise juga percaya bahwa tantangan terbesar dalam solusi UC adalah peningkatan aplikasi dan peralatan. Faktor tidak cukupnya keahlian dalam sebuah perusahaan menjadi tantangan terbesar di negara seperti Australia dan India.

"Saat ini lingkungan bisnis yang kompetitif menjadi tantangan yang dihadapi oleh enterprise dalam memberikan layanannya ke konsumen yang ada maupun dalam menarik konsumen. Menurut James Haensly, VP Strategy dan Unified Communication, Avaya Asia Pasific, inilah yang menjadi celah bagi mobilitas dan unified communication.

Dengan solusi ini, pekerja dipercaya akan terkoneksi dan mampu melakukan kolaborasi serta mengambil keputusan yang lebih baik dan lebih efisien.

Redaksi SDA Asia Magazine

 

 
Other Feature
 
Advertisement Space
 
News
 
Article