SingaporeSDA AsiaIndiaSDA India

  • Jum\'at, 08 Agustus 2008, 01:01
Newsletter


SDA Asia Magazine Digital
          Vol.24/2008
      

Write for Us!

Feature
Sektor Publik Pengaruhi Belanja TI

Pembelanjaan pemerintah regional maupun negara bagian tumbuh lebih cepat dibandingkan pembelanjaan pemerintahan federal. Hal ini kemudian melahirkan peluang dan tantangan yang baru di bidang teknologi informasi (TI).

Berdasarkan analisis pasar yang dilakukan oleh Springsboard Research, pengeluaran TI diperkirakan mencapai USD 5 juta pada 2007 dengan pertumbuhan pasar pada rating tahunan gabungan sebesar 6,9% dari tahun 2006 hingga 2010.

Analisis Springboard juga menunjukkan, kendati Jepang tumbuh lebih lambat dibandingkan negara-negara Asia lainnya, namun hingga saat ini Jepang masih merupakan pasar terbesar di kawasan Asia, dengan perhitungan 45% untuk pembelanjaan TI di sektor publik.

Cina dan Australia merupakan pasar besar selanjutnya dengan pembelanjaan teknologi di sektor publik masing-masing 20% dan 11%. Sementara itu, India adalah pasar yang tumbuh paling cepat di kawasan Asia dan diperkirakan pasar India akan tumbuh dengan rating pertumbuhan tahunan gabungan 19,5% hingga tahun 2010.

Sementara itu, meskipun belanja TI federal secara keseluruhan mencapai 72%, tetapi Springboard melihat adanya peningkatan pengeluaran di level berikutnya, yang terdiri dari pemerintah lokal, provinsi, regional, dan negara bagian.

"Segmen pasar ini tumbuh mendekati 10% per tahun di seluruh regional sedangkan  pembelanjaan negara bagian tumbuh dua kali sama cepatnya dengan pembelanjaan federal di pasar-pasar yang lebih mapan seperti Jepang, Australia, Korea, Selandia Baru, dan Taiwan," ujar Jonathan Silber, Research Manager Springboard Research.

Menurutnya, pembelanjaan pemerintah lokal cenderung bergerak lamban dibandingkan pembelanjaan negara bagian dan regional. Akan tetapi, di India, Indonesia, dan Filipina, terlihat pertumbuhan pembelanjaan lokal yang kuat dan lebih cepat dari pembelanjaan federal dan negara bagian.

Sementara itu, Silber menyatakan, pihaknya melihat kuatnya pertumbuhan pembelanjaan teknologi dalam bidang kesehatan di seluruh dunia. Di banyak negara, bidang ini merupakan yang paling kuat pertumbuhannya seiring gencarnya investasi negara dalam infrastruktur. Hal ini dilakukan untuk mendukung masyarakat berusia lanjut di Australia, Jepang, dan Korea.

"Terkait dengan peluang teknologi, sebagian besar penghasilan tetap akan berasal dari hardware karena infrastruktur berkembang dan meluas, tetapi areal yang akan tumbuh lebih besar sudah pasti software," ujar Jingwei Liu, Market Analyst Springboard Research.

Liu menambahkan, hal ini terjadi khususnya pada aplikasi perusahaan dan solusi khusus industri, yang akan tumbuh sekitar 11% di seluruh regional. Negara-negara seperti Cina dan India akan menyaksikan pertumbuhan hampir 20% di sektor ini.

Redaksi SDA Asia Magazine

 
Other Feature
 
Advertisement Space
 
News
 
Article