• Senin, 15 Maret 2010, 17:12
Newsletter


SDA Asia Magazine Digital
      

Write for Us!

Article
Asia Pasifik Diimbau Perhatikan TI Hijau

Firma penasihat dan peneliti independen, Government Insights, sebuah perusahaan IDC umumkan hasil studi berjudul, "To Greener Pastures – Challenges and Opportunities for the  Public Sector" yang menguji kecenderungan dan kesempatan terkait dengan praktik untuk menopang ketersediaan TI di wilayah Asia/Pasifik (tidak termasuk Jepang).

Seiring meningkatnya permintaan emisi pembuangan yang lebih ringan di seluruh dunia, sektor publik terdorong untuk bereaksi terhadap tekanan publik dan mandat yang berkaitan dengan peraturan agar membentuk kebijakan tentang hal tersebut sekarang. Menurut Fiona Kanagasingam, Senior Market Analyst, Government Insights, IDC Asia/Pasifik, pada konteks ini, teknologi adalah bagian yang sangat penting untuk mendapatkan dan menopang sistem yang menjadi fokus.

Survei ini menyarankan, meski kewaspadaan terhadap TI Hijau dalam sektor publik memang kuat, namun tidak dalam hal adopsi. Kecenderungan akan TI yang pertama dan paling mengurangi biaya menjadi agenda utama TI Hijau sektor publik.

Government Insights menegaskan, kebutuhan untuk perubahan itu menyeluruh dan saling berhubungan. Ini berarti tidak hanya menggabungkan kesadaran "hijau" ke dalam konsumsi TI, namun juga mengarahkan perubahan melalui usaha mendapatkan peran multi sektor publik sebagai regulator, majikan, dan pemilik bisnis inti di wilayah kebijakan yang bermacam-macam. Ini bisa menjangkau dari industri utama hingga perencanaan urban dan transportasi.

Fiona melanjutkan, para CIO sektor publik memainkan peran penting dalam mengarahkan tantangan dan memaksimalkan kesempatan terkait dalam pengembangan yang menopang ketersediaan TI. Mereka harus meraih kesempatan untuk membentuk agenda kebijakan yang strategis dengan memperkirakan dan menghubungkan TI, sekaligus menawarkan solusi perubahan untuk mengurangi emisi karbon.

Redaksi SDA Asia Magazine

 
Other Article
 
 
News
 
Feature