SingaporeSDA AsiaIndiaSDA India

  • Selasa, 06 Januari 2009, 11:02
Newsletter


SDA Asia Magazine Digital
          Vol.24/25
      

Write for Us!

Article
Menyiasati Konsumsi Data Center

Umumnya Data Center mengkonsumsi 15 kali lebih banyak energi per kaki persegi dari pada gedung kantor pada umumnya. Selain itu, dalam kasus tertentu, konsumsi data center ini 100 kali lipat lebih padat energi.

Menurut the Alliance to Save Energy, jika tingkat pertumbuhan dan efisiensi Data Center tidak berubah, tagihan listrik dan kebutuhan dayanya akan berlipat dalam waktu kurang dari 10 tahun. Imbasnya, tagihan listrik Data Center akan bertambah USD200 hingga USD300 juta per tahun.

Selain itu, masih menurut the Alliance to Save Energy, sebagian besar konsumen (92%) setuju bahwa sektor bisnis, pemerintah, dan konsumen memiliki tanggung jawab yang sama untuk mengurangi penggunaan energi.

Berkaitan dengan hasil ini, sebuah studi pada Februari 2007 lalu yang dilakukan oleh Lawrence Berkeley National Laboratory milik Departemen Energi AS pernah menemukan, konsumsi daya untuk server dan peralatan Data Center di AS setara dengan lima pembangkit listrik berkapasitas 1.000 megawatt. Sementara itu, tagihan listrik untuk mengoperasikan server dan peralatan infrastruktur terkait mencapai USD2,7 milyar di AS dan USD7,2 milyar di seluruh dunia.

Berangkat dari studi ini, maka menurut IDC, pada tahun 2010 dari setiap USD1 yang dikeluarkan untuk perangkat keras, 70 sen akan digunakan untuk daya dan pendinginan, dan pada tahun 2012 dari setiap USD1 yang dikeluarkan untuk perangkat keras, USD1 akan digunakan untuk daya dan pendinginan.

IDC juga menemukan bahwa pengeluaran untuk listrik dan pendinginan di Data Center meningkat delapan kali lebih pesat dari pengeluaran untuk perangkat keras. Selain itu, sekitar 46,8% dari manajer Data Center tidak tahu berapa watt per kaki persegi dapat mendukung Data Center mereka.

Dengan demikian, The US Energy Information Administration (EIA) memprediksikan, daya yang dikonsumsi sekitar 6.500 Data Center di AS sama dengan seluruh negara bagian Utah selama satu tahun. Jumlah ini setara dengan listrik yang digenerasikan oleh 30 pembangkit listrik besar setiap tahun.

EIA juga menyatakan jika tingkat efisiensi Data Center tidak berubah, tagihan listrik dan kebutuhan daya akan berlipat ganda dalam waktu kurang dari 10 tahun.

Tak heran jika IDC menyatakan, enam juta server di Data Center AS membutuhkan energi untuk menjalankan dan mendinginkan server lebih besar daripada 300+ juta televisi di AS.

Redaksi SDA Asia Magazine


 

 
Other Article
 
 
News
 
Feature