Oracle mengumumkan telah tersedianya Oracle Role Manager. Ini merupakan penawaran dari Oracle Identity Management dan menjadi bagian dari Oracle Fusion Middleware.
Oracle Role Manager ini membantu konsumen mendefinisikan dan mengelola hubungan organisasional, peran, dan wewenang khusus terkait pengembangan keamanan dan pelaksanaan sebuah peran.
Menurut Oracle, pengguna bisnis dibantu untuk mengelola peran bisnis secara akurat dan efisien dengan menggunakan analisis statistik tingkat lanjut, perangkat otomatisasi administratif, dan pemisah desain yang sangat fleksibel.
Menurut Gartner, kegunaan produk Role Management for Enterprises (RME) ini diperkuat oleh pelaksanaan regulasi dan tekanan manajemen tenaga kerja di AS, Eropa, Timur Tengah, dan Afrika. Dua sasaran untuk mengelola tekanan ini adalah pemisahan tugas melalui kegunaan peran dan kebutuhan audit identitas untuk akses pelaporan dan pengesahan. RME dan produk identitas auditing ini diyakini dapat meraih tujuan sebuah perusahaan.
Sementara itu, dirilisnya Oracle Role Manager ini didasarkan pada Service-Oriented Security dan mencakup beberapa fitur berikut:
- Enterprise Role Governance Framework: Menghadirkan kerangka kerja yang komprehensif mencakup peran bisnis, hak-hak khusus dan kepemilikan TI terkait, serta model delegasi untuk melengkapi manajemen daur hidup identitas.
- Modern Interface: Membantu pengguna bisnis untuk mendefinisikan peran dan strukur kepemilikan melalui navigasi yang sederhana serta model data yang fleksibel.
- Application - Centric Identity Management: Menyediakan peran yang kaya dan menyetujui informasi menjadi aplikasi heterogen dan mengotomasi persetujuan transaksi prosesi bisnis dalam perusahaan.
Oracle Role Manager juga meliputi fitur-fitur tambahan berikut ini:
- Layanan peran berdasarkan event yang secara otomatis memicu perubahan penamaan untuk provisi pengguna dan aplikasi perusahaan.
- Integrasi layanan berdasarkan XML untuk mempercepat integrasi dengan beragam aplikasi dan middleware.
- Online Role Simulation yang memungkinkan administrator peran menstimulasikan dampak perubahan dinamika peran sebelum memutuskan perubahan.
Redaksi SDA Asia Magazine






