Yahoo! Inc, sebuah perusahaan Internet kembali mengeluarkan reaksinya terhadap aksi akuisisi yang dilakukan Microsoft. Berkaitan dengan akuisisi itu, pihak Yahoo! mengirimkan surat resmi kepada pemegang saham mereka dan menyatakan bahwa permintaan Microsoft untuk akuisisi tidak sesuai dengan harapan Yahoo!.
Dalam suratnya, Yahoo! menjelaskan, mereka memiliki peluang pasar yang besar dan saat ini sedang memposisikan diri ke arah yang lebih baik. Dalam surat itu dinyatakan, pendapatan Yahoo! dari pasar iklan online secara global diproyeksikan akan mengalami pertumbuhan dari USD 45 milyar di 2007 menjadi USD 75 milyar di 2010. Pihak Yahoo! pun akan melakukan langkah cepat untuk membangun pasar di industri ini.
Selain itu, dalam keterangannya kepada pers, Yahoo! mengakui bahwa mereka akan melakukan restrukturisasi dan perbaikan. Perbaikan yang ingin dilakukan Yahoo! di antaranya perbaikan sumber daya dan Yahoo! berjanji akan menempatkan orang-orang yang tepat ke posisi strategis dan meraih tempat penting di dunia bisnis.
Sementara itu, berkaitan dengan penolakan terhadap aksi akuisisi Yahoo! ini, manajemen Yahoo! bersama dengan penasihat keuangan dan hukum mereka menilai, proposal Microsoft untuk akuisisi ini berada di bawah standar Yahoo!. Selain itu, perusahaan ini menilai akuisisi bukan bukan pilihan terbaik bagi pemegang saham tersebut.
Yahoo! juga menyatakan, saat ini pihak manajemen sedang mengevaluasi pilihan strategis dalam dunia industri. Bahkan Yahoo! masih meyakini bahwa mereka masih memiliki kekuatan unik, apalagi dengan 500 juta user. Di samping itu, mereka bangga bahwa di Amerika Serikat, Yahoo! masih memimpin pasar website, e-mail, berita, musik, dan hal-hal yang berhubungan dengan belanja dan perjalanan. Bahkan, manajemen Yahoo! mengakui, mereka masih memegang 90% pangsa pasar iklan website dan menjadi pemrakarsa iklan mobile dan video iklan online.
Sebagai gambaran, pada 2007, Yahoo mengklaim bahwa mereka meraih pendapatan USD 2 milyar di akhir tahun 2007. Berawal dari hasil ini, Yahoo! yakin pihaknya akan meraih pertumbuhan dua kali lipat di 2009.
Kita tunggu apakah Yahoo! bisa kembali melancarkan strategi bisnisnya dengan baik di tengah persaingan di dunia online yang semakin tajam.
Redaksi SDA Asia Magazine






