SingaporeSDA AsiaIndiaSDA India

  • Kamis, 21 Agustus 2008, 20:06
Newsletter


SDA Asia Magazine Digital
          Vol.24/2008
      

Write for Us!

Article
Server Maya Bantu Penanggulangan Bencana

Kejadian badai Katrina pada dekade pertama abad ini membuat orang semakin membutuhkan solusi penanggulangan bencana. Apalagi, terkadang perusahaan akan diuji dengan bencana.

Bahkan, setiap jam apabila bisnis tidak dapat berjalan dengan baik, maka akan berdampak pada hilangnya pendapatan dan pelanggan. Bahkan hasil studi menemukan, lebih dari 40% pebisnis yang mengalami bencana tidak akan pernah dapat mengembalikan bisnisnya.

Sementara itu, dalam dua tahun krisis, 29% tambahan bisnis gagal. Hal ini dikarenakan banyak hal, misalnya tidak adanya asurasi terhadap layanan penanggulangan bencana. Apalagi perusahaan melayani banyak pelanggan, dan jika suatu bencana besar terjadi hal ini akan memberatkan dan berpengaruh signifikan.

Misalnya saja, setelah pemulihan peristiwa 9/11, rata-rata layanan penanggulangan bencana berlangsung selama 3 sampai 5 hari untuk membuat pelanggan naik dan berjalan lagi. Selain itu, ketika menghadapi bencana, masalah kemampuan pemeliharan penanggulangan biaya akibat bencana juga perlu diperhatikan.

Hingga saat ini, kontrak fasilitas bencana mencapai hampir USD 30.000 setiap bulan. Melakukan penanggulangan bencana sendiri juga tidak murah. Selain itu, membuat fasilitas tersendiri dengan server serupa sebagai cadangan tiap server produksi juga menjadi usulan yang mahal. Tak heran bila penambahan staf untuk menjalankan penanggulangan bencana ini tidak menjadi pilihan utama. Itulah sebabnya sebagian besar pengusaha tidak mengeluarkan uang yang banyak pada penanggulangan bencana. Survei dari Sagitta Performance System menemukan, 54% pengusaha yang disurvei memberikan kurang dari 1% biaya TI untuk penanggulangan bencana. Sebanyak 75% bertumpu terutama pada backup tape.


Server Maya untuk Penyelamatan
Satu cara untuk mengendalikan biaya penanggulangan bencana yaitu dengan menggunakan server maya dan network area penyimpanan yang dihubungkan dengan pusat data. Keuntungan dari server maya ini adalah pengguna tidak perlu mencocokkan tiap server dengan server cadangan yang serupa. Satu server maya dapat mengoperasikan berbagai sistem operasi dan aplikasi server seperti "mesin virtual". Selain itu, server maya dapat membantu server yang banyak. Artinya penggunanya tidak lagi memerlukan server untuk e-mail, web server, dan server tersebut dapat menjalankan pembagian database atau aplikasi database.

Melalui penggunaan server maya untuk menyatukan server, pengguna dapat mengurangi biaya pemeliharaan dan tenaga dari investasi awal setelah menciptakan backup fisik lengkap dari seluruh sistem dan data. Berdasarkan Jonathan Eunice, pendiri dan penasehat principal IT dari Grup riset Illuminata, virtualisasi adalah solusi bagi siapa saja yang saatnya telah tiba. Ia memprediksikan, 2008 adalah tahun di mana server maya melebihi adopsi awal atau fase mayoritas awal yang akan membuka jalur utama.

Eunice mengharapkan tahun 2008 menjadi kesempatan yang baik untuk update. Apalagi ketika platform baru multi-core (baik dual dan quad core) sampai pada volumenya, dia melihat adanya kesempatan besar untuk penambahan tenaga dengan harga terjangkau. Tambahan virtualisasi ini akan memiliki usulan yang menggiurkan. "Para manager TI dibanjiri dengan server dan mencari cara untuk mengeringkannya," ujar John Enck, wakil presiden dan direktur riset di Gartner.

Di samping itu, teknologi penyimpanan berkembang dengan cepat. Teknologi ini juga bisa meningkatkan network area storage (SANs) dan pengganti SAN memberi pilihan yang banyak untuk rencana penanggulangan bencana. Teknologi ini memungkinkan pengguna untuk berhubungan dengan server penyimpanan di kota yang berbeda serta network yang bersilangan. Selain itu, teknologi ini memungkinkan backup data otomatis saat ini di tempat yang berbeda. Dengan cara ini, perusahaan dapat naik dan berjalan kembali meskipun bila salah satu tempat dihancurkan oleh bencana besar. 

Lantas, bagaimana jika pengguna tidak memiliki cukup ahli untuk membuat SAN multi tempat? Jawabannya, hubungi saja provider layanan penyimpanan (SSP) lokal. Selain itu, virtualisasi juga bisa digunakan. Virtualisasi telah ada sejak tahun 1960-an. Kendati demikian, di perusahaan TI, virtualisasi berjalan pada sistem RISC tertentu. Akhir-akhir ini server virtualisasi membawa kemampuan mutakhir pada pasar besar dan menarik perhatian pengguna server konsolidasi dan penanggulangan bencana.

Pada server konsolidasi, tiap server fisik direfleksikan sebagai mesin virtual "tamu" menempati sistem utama mesin virtual. Untuk penanggulangan bencana, virtualisasi menciptakan mesin virtual yang dapat digunakan sebagai lingkungan "hot standby" bagi server produksi fisik. Hal ini mengubah filosofi klasik backup-and-restore dengan memberikan backup image yang dapat "menendang" ke mesin virtual yang nyata.

Redaksi SDA Asia Magazine

 
Other Article
 
Advertisement Space
 
News
 
Feature